Paket KPR UOB 2019

KPR Bank UOB menawarkan beberapa jenis kredit ber-agunan properti seperti kredit pemilikan rumah (KPR UOB), apartemen (KPA UOB), tanah (KPT UOB), dan lainnya. Minimal plafon pinjaman UOB KPR adalah Rp 150 juta dan max tenor 30 tahun (untuk karyawan) atau maksimal tenor 20 tahun (untuk pengusaha & profesional).

Suku bunga KPR UOB yang paling murah adalah 7.25% per tahun dengan masa promosi / masa bunga fixed 3 tahun. Proses KPR UOB setelah dokumen lengkap hingga pencairan kredit adalah 7 hari kerja.

Daftar isi:


Bunga KPR UOB 2019

Nama PaketFixed #1Masa Fixed #1 
Promo KPR UOB Fix 3 Tahun Secondary 20197,25%3Simulasi KPR
Promo KPR Take Over UOB Fix 3 Tahun Secondary 20197,25%3Simulasi KPR
Bunga KPR UOB Buana SBI Rate Fix 3 Tahun Secondary 20198,25%1Simulasi KPR
KPR Take Over UOB Promo 2019 SBI Rate Fix 3 Tahun8,25%1Simulasi KPR
UOB KPR Fix 3 Tahun Promo Secondary 20198,50%3Simulasi KPR
UOB Take Over KPR Promo UOB Fix 3 Tahun Secondary 20198,50%3Simulasi KPR
UOB KPR Secondary SBI Rate Fix 3 Tahun 20199,25%1Simulasi KPR
Suku bunga Take Over KPR UOB 2019 SBI Rate Fix 3 Tahun9,25%1Simulasi KPR

Jenis Kredit Rumah/Apartemen/Ruko/Tanah UOB

Jenis Kredit Jaminan Properti UOBMax TenorCatatan
  • KPR UOB (Kredit Pemilikan Rumah UOB)
  • KPA UOB (Kredit Pemilikan Apartemen UOB)
  • Kredit Ruko UOB (Rumah Toko)
  • Kredit Rukan UOB (Rumah Kantor)
  • Karyawan = 30 tahun
  • Pengusaha & Profesional = 20 tahun
  • Bisa untuk beli kos-kosan
  • Masa berlaku SHGB properti harus diperpanjang jika tenor yang diambil melebihi masa berlaku SHGB dengan syarat minta cover-note dari developer
  • Bisa proses KPR PPJB secondary asalkan ada AJB. Hanya untuk jaminan yang ada di The Royal Cibubur Country
  • Tidak bisa KPR rumah lelang
  • Tidak bisa proses jaminan atas nama perusahaan (PT)
  • Tidak bisa menggunakan Akte Kuasa Jual
  • Bisa jual beli antara orangtua dan anak

Kredit Pemilikan Tanah UOB (KPT)

10 tahun

  • Hanya untuk tipe primary / developer yang bekerjasama dengan UOB

Take Over Jual Beli (TOJB)

  • Karyawan = 30 tahun
  • Pengusaha & Profesional = 20 tahun
  • Adalah pembelian pakai KPR di mana penjual juga masih KPR (KPR penjual bisa di UOB, atau bisa juga di bank lain)
  • Suku bunga TOJB = suku bunga KPR UOB jual beli

Take Over KPR UOB murni

  • Karyawan = 30 tahun
  • Pengusaha & Profesional = 20 tahun
  • Adalah pemindahan kredit KPR Anda dari bank lain ke UOB (nama peminjam tidak berubah)
  • KPR di bank sebelumnya sudah berjalan minimal 1 tahun.
  • Tidak bisa Take Over tanah
  • Tidak bisa Over Kredit KPR dari BPR
  • Tidak bisa Oper Kredit dari Leasing

Take Over KPR murni + Top Up

15 tahun

  • Minimal durasi KPR di bank sebelumnya sudah berjalan 2 tahun
  • Tidak bisa Take Over KMG dari Leasing

Top-Up KPR dari UOB KPR (Nasabah Existing)

15 tahun

  • Minimal sudah 3 bulan KPR di UOB
  • Kredit Multi Guna UOB (KMG)
  • Kredit Renovasi UOB
  • Kredit Konstruksi UOB

15 tahun

  • Dana bisa untuk renovasi / konstruksi rumah
  • Bisa untuk pengeluaran konsumtif lainnya
  • Sertifikat jaminan a.n. orang tua yang masih hidup boleh diajukan oleh anak bersama orangtua

Take Over KMG dari Bank Lain

15 tahun

  • Adalah pemindahan KMG Anda dari bank lain ke UOB
  • Minimal KMG di bank sebelumnya sudah berjalan 1 tahun

 

Plafon Pinjaman UOB & LTV UOB

Minimum plafon pinjaman KPR UOB adalah Rp 150 juta, dan maksimum LTV (rasio Loan to Value) UOB adalah 85% dari nilai rumah/apartemen/ruko. Artinya, jika rumah yang ingin Anda beli seharga Rp 700 juta, maka maksimum pinjaman KPR UOB sebesar 85% x Rp 700 juta = Rp 595 juta.

Simulasi KPR UOB berdasarkan asumsi jika nilai appraisal UOB = harga beli rumah tersebut. Yang lebih sering terjadi adalah nilai appraisal < harga properti, karena analis UOB ingin menurunkan risiko bank. Pada skenario ini, misalkan harga properti Rp 700 juta, tapi hasil appraisal = Rp 670 juta, maka maksimal pinjaman = 85% x 670 juta = Rp 569.5 juta.

Berdasarkan nilai LTV KPR UOB, minimal harga rumah / apartemen / ruko untuk mengajukan KPR UOB = Rp 176.4 juta.

LTV KPR UOB (max)
Jenis PropertiLuas Bangunan (m²)Ke-1Ke-2Ke-3 dst

Rumah

Tipe > 70

85%

80%

75%

Tipe < 22-70

80%

80%

75%

Apartemen

Tipe > 70

85%

80%

75%

Tipe < 22-70

80%

80%

75%

Ruko / Rukan

 

85%

Tanah

80%

 

Biaya KPR UOB 2019

Jika mengajukan KPR UOB, ada biaya-biaya KPR yang harus Anda siapkan di awal (biaya appraisal). Biaya lainnya hanya dibayarkan setelah pengajuan UOB KPR disetujui dan Anda memutuskan untuk mengambilnya. Biaya KPR UOB terdiri dari :

  • Biaya appraisal KPR UOB :
    • Internal (analis properti dari bank UOB) = Rp 500 ribu
    • External (analis properti dari Kantor Jasa Penilai Publik / KJPP) = Rp 1 juta. Di Bandung bisa mencapai Rp 1.5 juta
  • Biaya administrasi + Biaya provisi KPR UOB = 1.1% dari plafon kredit
  • Biaya notaris = 2% - 3% (belum termasuk pajak)
    • Pajak yang dibayarkan ke notaris = Pajak penjual (2.5% dari harga jual) & Pajak pembeli (5% dari selisih harga jual dan NJOP)
  • Biaya asuransi jiwa & asuransi kebakaran : Biaya asuransi ditentukan berdasarkan umur pemohon, tenor, plafon kredit, dan luas bangunan

 

Syarat KPR UOB

Persyaratan Umum KPR UOB:

Kondisi Pengajuan KPR UOBSyarat KPR UOB

Kewarganegaraan

WNI (Warga negara Indonesia)

Usia minimum

17 tahun / sudah menikah

Usia maksimum saat kredit berakhir

  • Karyawan = 55 tahun
  • PNS = 58 tahun
  • Professional & wirausaha = 70 tahun
  • Dokter yang memiliki praktik sendiri = 70 tahun
  • Dokter yang hanya praktik di rumah sakit = 55 tahun

Pekerjaan yang bisa mengajukan KPR UOB

  • Karyawan tetap = min pengalaman kerja 2 tahun
  • Karyawan kontrak di perusahaan Minyak dan Gas = min pengalaman 2 tahun
  • PNS di bawah golongan 2
  • Profesional
  • Wirausaha yang usahanya sudah berjalan minimal 2 tahun
    • Pengusaha kos-kosan juga bisa KPR
    • Wirausaha dalam bentuk Usaha Dagang bisa diproses
    • Wirausaha menengah yang tidak punya SIUP bisa mengajukan KPR dengan syarat ada surat keterangan Lurah
  • Pemohon yang bekerja di luar negeri bisa mengajukan KPR asalkan ada kantor perwakilan di Indonesia
  • Staff legal di kantor hukum bisa mengajukan KPR UOB

Pekerjaan yang tidak bisa untuk mengajukan KPR UOB

  • Freelancer
  • Pengusaha batu bara
  • Pengusaha perkebunan

Gaji / Penghasilan Minimal

Rp 5.000.000 /bulan (sudah termasuk joint income suami-istri / orangtua-anak)

Metode pembayaran cicilan

Auto-debit dari rekening tabungan UOB

 

Syarat Gaji Bulanan untuk Mengajukan KPR di UOB

Gaji / penghasilan gabungan bulanan adalah minimal Rp 5 juta untuk mengajukan KPR di UOB. Kriteria lengkap yang perlu dicermati tentang penghasilan bulanan untuk pengajuan KPR UOB adalah :

  • Gaji minimum Rp 5.000.000 /bulan (sudah termasuk joint income suami-istri)
  • Gaji yang diperhitungkan hanya gaji yang langsung masuk ke rekening. Gaji tunai tidak dipertimbangkan oleh analis pengajuan KPR
  • Bonus tahunan tidak diperhitungkan, tetapi insentif bulanan / 3 bulanan bisa diperhitungkan dengan melampirkan rekening tabungan 6 bulan terakhir (lebih dari standar 3 bulan rekening)

Selain gaji bulanan, tim analis UOB juga akan mempertimbangkan pengeluaran bulanan Anda. Walaupun gaji Anda memenuhi syarat (Rp 5 juta), aplikasi KPR UOB belum tentu disetujui karena tim analis UOB masih perlu membandingkan besar pengeluaran bulanan + angsuran KPR UOB supaya bisa menentukan risiko gagal bayar.

Anda bisa memperkirakan hasil analisis UOB dengan dengan menghitung DBR (Debt Burden Ratio), yaitu rasio antara angsuran KPR dibagi penghasilan bulanan (joint income). Persentase maksimum cicilan KPR UOB:

  • Jika gaji < Rp 10 juta, max cicilan = 45% x gaji
  • Jika gaji > Rp 10 juta - Rp 25 juta, max cicilan = 55% x gaji
  • Jika gaji > Rp 25 juta, max cicilan = 65% x gaji

Cara paling cepat untuk cek apakah gaji Anda memenuhi syarat DBR adalah melakukan perhitungan KPR UOB menggunakan skenario tenor terpanjang UOB yaitu 30 tahun atau 20 tahun (sesuai profesi), yang cicilan bulanannya tentu lebih kecil dari tenor 5 tahun, sehingga memberikan Anda kemudahan untuk mencicil.

Dokumen Persyaratan KPR UOB

Dokumen Syarat KPR UOBKaryawanProfesionalWiraswasta

KTP pemohon dan pasangan (fotokopi)

YA

YA

YA

Kartu Keluarga (KK) dan Akta Nikah (fotokopi)

YA

YA

YA

NPWP pribadi (fotokopi)

YA

YA

YA

Rekening koran / tabungan 3 bulan terakhir (fotokopi)

YA

YA

YA

NPWP perusahaan (fotokopi)

-

-

YA

Slip gaji / bukti penghasilan / SPT PPh 21

YA

-

-

Laporan Keuangan / bukti penghasilan / SPT PPh 21

-

YA

YA

Surat Izin Usaha (SIUP), Akta Pendirian & Perubahan

-

-

YA

Surat Izin Profesi (fotokopi)

-

YA

-

Dokumen jaminan (fotokopi) :

  • Sertifikat kepemilikan
  • Izin Mendirikan Bangunan
  • Akta Jual Beli
  • Pajak Bumi & Bangunan terakhir

YA

YA

YA